Protap pemeriksaan laboratorium. SOP ini bertujuan untuk memastikan pelayanan laboratorium berjalan sesuai Pasien menuju ruang pemeriksaan dokter untuk diperiksa, dan bila diperlukan, diberi formulir permintaan pemeriksaan laboratorium (Formulir 1). Memahami alur pelayanan pemeriksaan laboratorium dapat membantu pasien mempersiapkan diri dengan baik, sehingga proses berjalan lancar dan hasil yang didapatkan lebih akurat. 3. Pedoman ini memberikan panduan mengenai standar ketenagaan, fasilitas, ruang lingkup pelayanan, dan landasan hukum yang berlaku di laboratorium tersebut. SASARAN : Tenaga medis /paramedis dalam melakukan pemeriksaan pasien di Ruang Laboratorium 1. Prosedur tetap ini menjelaskan tata cara melakukan pemeriksaan darah lengkap di BHCC untuk tujuan diagnostik dan pengobatan pasien. Pasien menunggu hasil pemeriksaan f. Kebijakan Petugas laboratorium Prosedur Alat dan bahan : 1. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pemeriksaan darah lengk Surat permintaan pemeriksaan laboratorium rangkap dua diisi dengan jelas, meliputi : Identitas pasien antara lain : nama, umur, jenis kelamin, alamat dan nomor telefon yang bisa dihubugi Dokumen ini menjelaskan prosedur pelayanan laboratorium di Puskesmas Namfalus, mulai dari penerimaan sampel hingga penyerahan hasil pemeriksaan. 2. II. 4. STANDAR PM 1. Pemeriksaan gula darah 2 jam post puasa (GD 2jam PP) adalah tindakan untuk mengetahui hasil gula darah pasien 2 jam setelah pasien makan setelah sebelumnya pasien puasa minimal 8-10 jam. Pasien menyerahkan bukti bayar ke petugas laboratorium e. Pasien rujukan dokter dari luar Puskesmas yang datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan laboratorium, setelah mendaftar di loket pendaftaran Puskesmas, langsung menuju ruang laboratorium untuk Form pemeriksaan laboratorium dari poliklinik ke loket Inst. Pasien membayar ke loket administrasi dengan menyerahkan voucher laboratorium d. Berikut adalah panduan lengkap mengenai tahapan-tahapan yang umum dilalui dalam pelayanan pemeriksaan laboratorium. TUJUAN : Sebagai Pedoman kerja bagi Analis / petugas laboratorium dalam pelayanan pemeriksaan Laboratorium. Langkah-langkahnya meliputi persiapan, pengambilan sampel darah, pengolahan sampel, pemeriksaan menggunakan mesin hematologi, pencatatan hasil, dan tindak lanjut kepada dokter. Sesudah sembuh dari penyakit menular hendaklah diadakan pemeriksaan kesehatan yang sesuai untuk menentukan kelalyakan bekerja. Fotometer 4. Dokumen ini juga merujuk pada peraturan kesehatan yang relevan. Tabung reaksi 3. Tujuan Pemeriksaan GDS: Pemeriksaan laboratorium harian Acuan tidakan medis Pengobatan yang tepat Pemilihan diit yang tepat Pencegahan resiko hiperglikemi Mendapat pemeriksaan kesehatan secara berkala; dan 1. SASARAN : Analis / petugas laboratorium terlatih dalam mencatat data penderita, melakukan persiapan penderita, serta peralatan dan reagensia, melakukan tindakan, melaksanakan prosedur pemeriksaan, membuat pencatatan dan pelaporan. Tujuan Pemeriksaan GDS: Pemeriksaan laboratorium harian Acuan tidakan medis Pengobatan yang tepat Pemilihan diit yang tepat Pencegahan resiko hiperglikemi Pemeriksaan gula darah 2 jam post puasa (GD 2jam PP) adalah tindakan untuk mengetahui hasil gula darah pasien 2 jam setelah pasien makan setelah sebelumnya pasien puasa minimal 8-10 jam. 2a. DESI FANNI RAHMAWATY IUM NIP. Prosedur mencakup langkah-langkah mulai dari persiapan dokumen hingga pencatatan identitas dan persiapan pasien. Prosedur ini bertujuan memastikan proses pengujian berjalan efektif dan efisien sesuai tanggung jawab Divisi QC. Mikropipet 50- 100µ1, 1000µ1 2. . Pasien mendapatkan hasil pemeriksaan Karyawan perusahaan melaporkan hasil pemeriksaan laboratorium kepada Bagian Personalia beserta pertimbangan yang diperlukan untuk langkah berikutnya atas saran dokter 6. Dokumen tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeriksaan laboratorium di Puskesmas Karanganyar II yang mencakup langkah-langkah pemeriksaan laboratorium mulai dari pendaftaran pasien, pengambilan sampel oleh petugas, pemeriksaan sampel, hingga penyerahan hasil uji kepada pasien dan dokter merujuk. 1. Rak Tabung 5. Dokumen tersebut membahas tentang pedoman pelayanan laboratorium klinik di Rumah Sakit Cakra Husada. Pengawasan hendaklah tanggap terhadap gejala penyakit menular4 pada karyawan yang bekerja di Bagian Produksi 2. Adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh masing-masing laboratorium sendiri Secara rutin, teratur dan terus menerus terhadap setiap Tahap Pemeriksaan mulai dari tahap praanalitik, analitik Sampai pasca analitik, agar dapat memperoleh hasil Pemeriksaan yang tepat dan teliti. 1 Uji profisiensi Laboratorium kesehatan mengikuti uji profisiensi untuk setiap pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan menilai mutu hasil pemeriksaan suatu laboratorium Kesehatan L a b o r a t o r i u m Dokumen ini adalah prosedur tetap untuk penerimaan pasien di laboratorium, yang bertujuan sebagai acuan bagi petugas dalam melayani permintaan pemeriksaan laboratorium. PROTAP PELAYANAN PEMERIKSAAN PASIEN DI RUANG LABORATORIUM DI UPTD PUSKESMAS HUTAIMBARU [Link] Pelayanan : Pemeriksaan Laboratorium Prosedur : Pemeriksaan Pasien Sebagai pedoman kerja bagi petugas Medis/Paramedis dalam melakukan pemeriksaan pasien di Ruang Laboratorium di UPTD Puskesmas Hutaimbaru. 19781229 201001 2 015 Pengertian Pemeriksaan fungsi hati dengan Metode kinetik untuk mengukur akivitas ALAT fTujuan Untuk mengetahui fungsi hati. Protokol ini menjelaskan tujuan, ruang lingkup, persyaratan petugas, peralatan, reagen yang diperlukan, instruksi kerja lengkap, dokumen terkait, indikator kinerja, kontraindikasi, dan referensi. Terdapat langkah-langkah untuk setiap jenis pemeriksaan laboratorium seperti darah, urine, sputum, serta penggunaan alat pelindung diri oleh petugas. PROTAP-LAB-02 Pemeriksaan Darah Lengkap Protokol ini memberikan pedoman untuk melakukan pemeriksaan darah lengkap di laboratorium Puskesmas Puger. Blue tip dan Yellow Tip 6. Laboratorium b. Pasien menerima tindakan pengambilan spesimen c. Prosedur ini menjelaskan langkah-langkah pengujian bahan baku dan bahan kemasan yang masuk ke gudang PT XXX untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan standar, meliputi pengambilan sampel, pemeriksaan fisik dan ukuran, pencatatan hasil, dan pelabelan kelulusan atau karantina.